You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260429 WA0112
photo Folmer - Beritajakarta.id

Warga Kebon Kosong Antusias Ikut Pelatihan Tata Rias

Sebanyak 10 warga Kebon Kosong, Kemayoran, antusias mengikuti pelatihan Mobile Tranning Unit (MTU) dengan kejuruan Tata Rias Wajah dan Rambut yang digelar Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat.

'Saya ingin membuka usaha tata rias sendir"

Umi Wahyuniati, warga RT 11 / RW 08 Kebon Kosong, mengaku senang bisa diikutsertakan dalam pelatihan ini.

Perempuan berusia 50 tahun ini mengatakan, sudah lama ingin menambah ketrampilan rias wajah. Karena itu, dia tidak melewatkan kesempatan saat ada informasi pelatihan ini.

Kader Dasawisma Ikuti Pelatihan Tata Busana dan Tata Rias

"Saya tertarik ikut pelatihan ini untuk menambah keterampilan merias wajah. Saya ingin membuka usaha tata rias sendiri," ungkapnya, Rabu (29/4).

Kasie Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kebon Kosong, Irwandi menjwlaskan, pelatihan tata rias wajah dan rambut telah berjalan selama delapan hari.

"Pelatihan ini menindaklanjuti  aspirasi warga yang disampaikan melalui Musrenbang," ujar Irwandi.

Ia mengungkapkan, pelatihan tata rias wajah dan rambut dilaksanakan selama 20 hari kerja. 

"Setelah dilatih oleh penata rias pofesional dari PPKD Jakarta Pusat, peserta akan mengikuti ujian praktek dan menerima sertifikat keahlian," ungkapnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2665 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1366 personDessy Suciati
  3. JKF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Menuju Jakarta Kota Global

    access_time05-07-2026 remove_red_eye1290 personFakhrizal Fakhri
  4. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1279 personDessy Suciati
  5. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1259 personDessy Suciati